Hal Buruk yang Harus Dihindari Jika Anda Ingin Cepat Kaya

Void

Kebiasaan buruk adalah hal yang mudah membuat kita terlena, terutama ketika Anda berada pada umur 20an. Beberapa kebiasaan yang buruk dalam menggunakan uang menurut survey yang dilakukan baru-baru ini adalah: menghabiskan terlalu banyak uang, menyimpan sedikit uang di bank (dalam tabungan), dan memaksimalkan penggunaan kartu kredit.

Satu dari 5 orang yang berada pada umur 20an bahkan belum mulai menabung, menurut polling yang baru-baru ini dilakukan USA TODAY bernama Bank of America Better Money Habits poll. Tiga dari 10 bahkan tidak punya rekening untuk menabung! Dan mereka yang memilikinya pun, hampir 400 persen memiliki jumlah tabungan kurang dari 50 juta rupiah. Jika uang ini digunakan untuk jangka panjang seperti biaya pensiun, tentu jumlahnya sangatlah buruk. Sebuah survey pada tahun 2014 yang dilakukan oleh Fidelty menunjukkan bahwa lebih dari setengah orang yang berada pada umur 20an belum mulai menyiapkan uang untuk pensiun. Malahan, hal itu adalah isu teratas dalam survey tersebut. Selanjutnya? Membayar tunggakan kartu kredit.

Tidak mengherankan jika 4 dari 10 orang yang disurvey oleh Fidelity mengaku kalau mereka menghawatirkan keuangan mereka di masa depan sekurang-kurangnya seminggu sekali. Namun ada kabar baik untuk Anda yang ingin menjadi kaya namun terhalang hal-hal di atas: untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu tidak sesulit yang Anda pikirkan.

 

  1. Ketahui ke mana pendapatan Anda pergi

Banyak orang yang tersandung pengeluaran pada akhir minggu karena penggunaan kartu debit yang berlebih. Hal ini biasanya terjadi karena struk penggunaan kartu kredit tidak akan dikimkan ke Anda sampai hari Senin. Jika Anda tidak memperhitungkan pengeluaran Anda secara hati-hati, maka Anda akan berpikir bahwa uang di dalam tabungan Anda lebih banyak dari seharusnya dan mengambil banyak uang dari sana. Menurut data dari Pelindung Keuangan Konsumen Bureau, 1 dari 10 orang mengambil uang lebih dari 10 kali dalam satu tahun yang membuat biaya penarikan uangnya saja menjadi sekitar 4,5 juta rupiah.

Charles Sachs, seorang ahli keuangan dan akuntan di Miami, mengatakan pada Entrepeneur bahwa ia merekomendasikan Anda untuk membuat daftar pengeluaran dan alat lain yang dapat ditemui di “Building Wealthonline guide, yang dibuat oleh Federal Reserve Bank of Dallas, untuk mengetahui pengeluaran Anda dan menentukan budget.

  1. Persiapkan uang untuk pendapatan besar di masa depan

Menyerahkan pengeluran besar seperti liburan pada kartu kredit sangatlah berisiko—bahkan jika Anda berpikir bahwa Anda dapat membayarnya segera. Pertambahan bunga sangatlah cepat. Dan jika ada pengeluaran tidak terduga dan Anda terlambat atau lupa melakukan pembayaran kartu kredit, Anda dapat terkena biaya tambahan atau bunga yang lebih tinggi dari apa yang seharusnya Anda bayarkan. Terlambat atau melewatkan pembayaran kartu kredit juga dapat melukai skor kredit Anda, yang mana akan membuat Anda semakin sulit mendapatkan pinjaman (atau bunga yang rendah saat melakukan pinjaman) nantinya.

Sachs merekomendasikan Anda untuk menambah satu baris budget untuk pengeluaran besar seperti liburan. Anda dapat membuat rekening tabungan dan uang akan otomatis ditransfer keakun itu dari rekening yang Anda gunakan untuk mengeceknya, atau dari gaji Anda, jika atasan Anda mengizinkan hal itu. Ceklah beberapa kali untuk memastikan kalau uang Anda tidak akan berkurang saat menggunakan rekening tabungan, dan tidak ada nilai minimum yang ditetapkan untuk tabungan tersebut.

  1. Sediakan simpanan untuk hal-hal darurat

Sachs juga mengatakan menyisihkan sedikit uang Anda untuk hal-hal darurat yang mungkin terjadi di masa depan. Seberapa banyak? Ahli keuangan biasanya akan merekomendasikan Anda untuk menyimpan uang yang cukup untuk menutupi tiga sampai enam bulan hidup Anda untuk kebutuhan hidup yang selalu ada tiap bulannya — seperti uang sewa atau cicilan rumah, biaya listrik dan air, juga cicilan mobil. Dengan begitu Anda akan lebih siap jika Anda diberikan cobaan besar yang membutuhkan banyak uang, atau mungkin ketika Anda kehilangan pekerjaan, jadi Anda tidak perlu menggunakan kartu kredit — atau meminta uang dari orang tua Anda — untuk menutupi tagihan Anda.

Menyediakan simpanan untuk keadaan darurat juga dapat membuat Anda berada pada hal baik yaitu menyimpan uang Anda untuk masa depan. Semakin banyak uang yang Anda simpan, semakin mudah bagi Anda untuk keluar dari kebiasaan buruk dan menapaki jalan yang mengantar Anda pada kekayaan dan masa depan cerah.

  1. Jangan lakukan investasi jangka panjang

Anda sebaiknya apabila mempunyai yang lebih, lakukanlah invstasi jangka pendek agar cepat mndapatkan profit dan cpat kaya raya. Karena cara termudah untuk mendapatkan uang dari penghasilan tambahan adalah dengan berinvestasi jangka pendek. Lengkapnya tentang cara cepat kaya raya dan mendapatkan uang dengan cepat bisa kalian baca pada http://upayaberhasil.com